6 Tren Instagram Marketing yang akan Hadir di 2021

Hingga bulan Mei 2020, pengguna Instagram di Indonesia mencapai 69 juta pengguna. Pertumbuhan pengguna yang semakin pesat ini membuat tren Instagram marketing terus berkembang, termasuk prediksi untuk tahun 2021.
Terlebih, banyaknya perubahan dan kemunculan fitur baru membuat tren marketing di platform ini berkembang pesat.

Yuk, simak selengkapnya prediksi Instagram marketing untuk tahun 2021 ini!


Prediksi Tren Instagram Marketing Tahun 2021

1. Konten masih menjadi bagian penting

Seperti halnya beberapa tahun terakhir, konten masih menjadi bagian penting tren marketing media sosial di tahun 2021.
Menurut Finance Online, konten tetap menjadi primadona dalam strategi marketing Instagram. Menurutnya, konten yang realistis akan menghasilkan brand engagement yang lebih tinggi.
Meski konten realistis menjadi unggulan, bukan berarti kamu bisa mengabaikan estetika dari konten tersebut. Elemen estetika tetap menjadi bagian penting sebuah konten Instagram.
Ini karena sebagian besar pengguna Instagram berada pada rentang usia 18-24 tahun yang sangat memperhatikan estetika.


2. Penggunaan Instagram Story

Instagram Story adalah fitur yang memungkinkanmu membagikan konten selama 24 jam. Popularitasnya saat ini sangat tinggi karena pengguna bisa mendapatkan informasi terkini secara cepat dibandingkan melalui feeds.
Sehingga, tidak jarang banyak perusahaan membuat strategi tersendiri untuk fitur ini.
Pada tahun 2021, Instagram Story diprediksi menjadi salah satu tren yang tetap bertahan untuk Instagram marketing.
Berbagai perusahaan akan berusaha membagikan konten Instagram Story yang menarik dan interaktif kepada audiensnya.
Konten-konten seperti ini diharapkan dapat menarik audiens untuk berinteraksi dan kemudian melakukan pembelian produk yang ditawarkan.


3. Social commerce

Dilansir dari Smart Insight, media sosial dipercaya 87% penggunanya untuk menentukan keputusan pembelian mereka.
Maisie Tomlinson, Digital Marketing Coordinator untuk Penguins Events and Incentives, menyebut kepada Smart Insight bahwa perilaku belanja secara online akan meningkat di tahun 2021 akibat pandemi.
Terlebih, Instagram telah meluncurkan Instagram Shopping yang memudahkan pengguna untuk melakukan pembelian langsung melalui Instagram.
Tahun 2021 menurut Tomlison adalah waktu yang tepat bagi perusahaan untuk mendongkrak penjualannya dengan memanfaatkan media sosial.


4. Efek augmented reality Instagram

Filter adalah salah satu fitur Instagram Story yang menjadi favorit banyak pengguna. Berbagai filter unik menggunakan teknologi augmented reality (AR) membuat konten terlihat menarik di mata audiens.
Di tahun 2021, diprediksi bahwa penggunaan filter akan menjadi tren baru bagi Instagram marketing.
Filter-filter ini bisa dibagikan kepada audiens untuk digunakan. Sehingga, audiens dapat berinteraksi dan terlibat langsung mempromosikan brand atau produk.
Kamu bisa membuat filter khusus untuk strategi marketing produk tertentu. Dengan filter ini, kamu bisa membiarkan audiens “mencoba” produk sebelum membelinya.
Ketika audiens membagikan konten yang menggunakan filter tersebut, secara tidak langsung mereka telah membantumu menjangkau lebih banyak audiens potensial untuk brand kamu.


5. Campaign untuk mendukung isu sosial

Berbagai gerakan sosial seperti #MeToo hingga #BlackLivesMatter menjadi masif setelah pengguna media sosial ikut terlibat. Berbagai brand pun ikut serta menyatakan dukungannya.
Menurut Finance Online, tren marketing Instagram ini akan terus berlanjut di tahun 2021.
Keikutsertaan brand dalam mendukung isu sosial akan menarik audiens potensial dari kalangan yang mendukung isu tersebut.
Hal yang paling penting ketika ikut serta dalam campaign sosial ini adalah memastikan nilai campaign tersebut sesuai dengan nilai-nilai dari brandmu sendiri.
Jika memungkinkan, pastikan campaign yang akan didukung sesuai dengan program CSR yang dilaksanakan perusahaanmu.


6. Kerja sama dengan influencer

Influencer telah menjadi bagian dari strategi marketing media sosial sejak beberapa tahun terkahir, termasuk Instagram.
Semenjak tahun 2020, micro-influencer dan nano-influencer telah menjadi bagian strategi marketing brand di media sosial.
Diprediksi, tahun 2021 tidak akan banyak berubah. Ini karena micro-influencer dan nano-influencer dapat mempromosikan brand atau produk dengan lebih efektif.
Sehingga, bekerja sama dengan influencer ini akan membantumu menjangkau audiens yang lebih luas.





Posting Komentar

0 Komentar